Orchid Forest Cikole


Wisata hutan pinus memang sedang hits di Indonesia. Barisan rapat pohon-pohon yang menjulang tinggi menciptakan estetika dan kesan petualangan dalam sebuah foto. Alasan inilah yang membawaku melipir dari pusat kota Bandung ke area Lembang.


Orchid Forest Cikole yang letaknya di atas, dekat dengan Gunung Tangkuban Perahu. Karena daerah Lembang kerap padat di akhir pekan, kami memutuskan untuk berangkat lebih pagi dari rencana, yaitu pukul 09.00 pagi menggunakan motor. 

Cara Menuju Cikole

pintu masuk orchid 


Masuk ke hutan orchid atau anggrek ini cukup murah, yaitu Rp30 ribu per orang dengan biaya parkir Rp5 ribu untuk mobil dan Rp3 ribu untuk motor. Jika kamu naik taksi daring atau angkot, bilang kalau mobil tidak akan parkir agar nggak kena biaya. Jarak antara pintu masuk ke hutan yang letaknya ada di atas itu jauh banget! Untungnya pihak pengelola menyediakan shuttle bus sampai ke hutan anggrek.
Di atas, bukti pembayaran yang diterima di pintu masuk akan diperiksa kembali di loket untuk ditukar dengan tiket masuk. Tiket ini juga jangan sampai hilang karena bisa ditukar dengan air mineral di pintu keluar nanti. 

Fasilitas Oke di Tengah Hutan Pinus

Sejak pertama menginjakkan kaki di loket penukaran tiket masuk, spot-spot Instagramable sudah terlihat. Di berbagai bagian hutan juga terdapat platform kayu yang dipasang di atas pohon. dan jika mulai sore lampu yang bergelantungan dinyalakan untuk memperindah suasana.


Meskipun namanya forest (hutan), jalan untuk menelusuri barisan pohon pinus di Orchid Forest sudah berupa paving block sehingga nyaman untuk anak-anak dan lansia. Setelah diperhatikan, jalan yang membelah hutan pinus ini cenderung menurun, jadi nggak berasa lelah ketika menyusuri hutan yang digadang akan jadi hutan pinus terbesar di Indonesia ini.


Bilik toilet yang terlihat lucu. Dalamnya juga bersih, lho.


Fasilitas di sini pun juara! Bilik-bilik toilet tersebar dengan desain yang juga Instagrammable. Ada pula spot duduk-duduk dengan tenda berteduh dengan bean bag warna-warni dengan rumput yang bersih. Papan penunjuk arah pun berada di tiap persimpangan jadi nggak perlu takut tersesat atau kebingungan mencari tempat. 



Salah satu yang kami temui adalah sebuah amfiteater yang keren banget! Di depan semua bangku yang berjajar rapi ada panggung kecil dengan atap segitiga besar. Pasti keren banget kalau nonton acara musik di tengah hutan pinus dengan pencahayaan lampu-lampu kecil. dan masih banyak lagi :)


 Orchid Forest Cikole juga terkenal dengan resort Grafika Cikole, sebuah pondok wisata alam di tengah hutan pinus dengan tarif Rp1 juta-an per malam. Penginapan dan hotel lainnya juga bisa kamu temukan di sekitar Cikole. Sempatkan jalan-jalan ke sini saat liburanmu ke Bandung selanjutnya, ya.
 
 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cegah Virus Corona, Unikom Liburkan Kegiatan Kampus

Mobil Toko Menjamur Di Jalan Diponogoro Kota Bandung

Mengenal Abel Cantika Melalui Twitter